Ramadan Hijau di Masjid Istiqlal: Dari Niat Baik Jadi Gerakan Nyata

by Duitin • February 2026

Ramadan Hijau di Masjid Istiqlal: Dari Niat Baik Jadi Gerakan Nyata

Ramadan tahun ini terasa berbeda.

Ada semangat baru yang bukan cuma soal ibadah, tapi juga soal bagaimana kita memperlakukan lingkungan. Di tahun 2026 ini, Masjid Istiqlal resmi mengusung tema “Ramadan Hijau.” Bukan sekadar slogan. Ini gerakan nyata yang mengajak kita semua lebih peduli pada lingkungan, sambil tetap menjalankan ibadah dengan penuh makna.

Istiqlal Bergerak ke Arah Lebih Hijau 🌿

Masjid Istiqlal pelan tapi pasti terus berbenah. Setelah revitalisasi beberapa tahun terakhir, berbagai langkah efisiensi mulai diterapkan, mulai dari pemanfaatan panel surya hingga pengelolaan air yang lebih bertanggung jawab.

Menteri Agama sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Nasaruddin Umar, menegaskan bahwa tema Ramadan Hijau dipilih untuk mengingatkan bahwa agama seharusnya menjadi pencerah, termasuk dalam cara manusia memperlakukan alam.

Pesannya sederhana: kalau manusia tidak menjaga alam, alam bisa “menjawab balik.”

Dari 2025 ke 2026: Gerakan yang Diperkuat 🤝

Kolaborasi ini bukan baru dimulai tahun ini. Pada Ramadan 2025, Duitin bersama Unilever Indonesia dan Masjid Istiqlal menjalankan: Ramadan Bersih: Bersihkan Hati, Bersihkan Lingkungan. Program ini menghadirkan titik tempat sampah terpilah dan edukator lapangan untuk membantu jamaah mulai membiasakan pemilahan sampah.

Memasuki 2026, gerakan ini diperkuat melalui: Ramadan Bersih: Ramadan Hijau, Ramadan Bersama. Fokusnya makin jelas, bukan hanya bersih, tapi membangun kebiasaan baru yang lebih bertanggung jawab terhadap lingkungan.

Tantangan Nyata di Lapangan 📦

Selama Ramadan, Masjid Istiqlal menyiapkan sekitar 5.000–10.000 porsi buka puasa gratis setiap hari, mayoritas dalam kemasan nasi boks.

Tanpa pengelolaan yang baik, potensi timbulan sampah bisa meningkat sangat cepat.

Data Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta bahkan menunjukkan kenaikan volume sampah hingga sekitar 168 ton per hari pada periode Ramadan 2024. Ini bukan angka kecil.

Peran Edukator: Kecil Tapi Krusial 🦺

Menjawab tantangan tersebut, tahun ini Duitin meningkatkan jumlah edukator di area Masjid Istiqlal.

Mereka hadir langsung di lapangan untuk:

Karena di lapangan, pertanyaan ini masih sering muncul:

Edukasi sederhana, manfaatnya bisa besar.

Perubahan Itu Menular 🌊

Kami percaya perubahan tidak harus langsung besar.

Satu orang paham.
Lalu mengedukasi orang lain.
Lalu bertambah.

Efeknya bisa seperti bola salju.

Pesan ini juga sejalan dengan QS. Ar-Rum ayat 41 yang mengingatkan bahwa kerusakan alam terjadi karena ulah manusia. Menjaga lingkungan, pada akhirnya, adalah bagian dari nilai keimanan.

Gerakan Bersama 💚

Inisiatif ini berjalan karena kolaborasi banyak pihak:

Karena perubahan perilaku memang tidak bisa sendirian.

Kamu Juga Bisa Ikut

Kalau kamu berkunjung ke Masjid Istiqlal selama Ramadan, mulai dari langkah sederhana:

Langkah kecil, manfaat besar.

Ramadan adalah tentang menahan diri, bukan hanya dari lapar dan haus, tapi juga dari kebiasaan yang merugikan, termasuk membuang sampah sembarangan.

Duitin bangga bisa kembali menjadi bagian dari gerakan baik di Masjid Istiqlal.

Harapannya sederhana: lebih banyak yang paham, lebih banyak yang mulai memilah, dan lebih banyak langkah kecil yang terkumpul menjadi perubahan besar.

Selamat menjalankan ibadah puasa. Kita buat Ramadan tahun ini lebih hijau, lebih tertata, dan lebih bermakna. 🌙🌱💚